0857 2745 2727
0857 2745 2727
bukuislamu@gmail.com

Pengiriman Buku Panduan Mendongeng ke Berbah Sleman Jogjakarta via JNE

Kategori JNE, Pengiriman
Di lihat 505 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

pengiriman-bukuislamu-via-JNELaporan Pengiriman Buku Panduan Mendongeng ke Berbah Sleman Jogjakarta oleh BukuIslamu.com

Alhamdulillah, telah terkirim pesanan buku:

 

Judul Buku: Panduan Mendongeng, Kamus Bahasa Inggris

Pemesan: Bp. Suharjana

Alamat: Berbah Sleman, Kab. Sleman Jogjakarta

No Hp: 0856 6825 xxxx

Via: JNE

Tertanggal: 27 Juni 2013

No Resi Kiriman: SOCAB01608073513

Kiriman dapat dicek via website resmi jne.co.id

Jazakumullah atas kepercayaannya.

Semoga perniagaan ini berbarokah. Amin.

Kirim Buku Islam Online Panduan Mendongeng ke Berbah Sleman Jogjakarta via JNE

Mengenal Kecamatan Berbah

Berbah adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Lokasi ibu kota kecamatan Berbah berada di 7.80254‘ LS dan 110.44290‘ BT. Alamat Kantor Kecamatan Berbah di Sanggrahan, Tegaltirto, Berbah, Sleman. Kecamatan Berbah berada di dataran rendah. Ibukota Kecamatannya berada pada ketinggian 194 meter di atas permukaan laut. Kecamatan Berbah beriklim seperti layaknya daerah dataran rendah di daerah tropis. Suhu tertinggi yang tercatat di Kecamatan Berbah adalah 35 °C dengan suhu terendah 25 °C. Bentangan wilayah di Kecamatan Berbah berupa tanah yang datar dan sedikit daerah yang berombak dan juga sedikit perbukitan. Tempat wisata berupa situs purbakala, yaitu Candi Abang yang berada di Jogotirto. Saat Gempa Bumi 26 Mei 2006 yang mengguncang Yogyakarta, Kecamatan Berbah merupakan salah satu wilayah yang mengalami kerusakan terparah di Kabupaten Sleman.

Kabupaten Sleman Jogjakarta
Kabupaten Sleman (bahasa Jawa: Hanacaraka; Latin, Sléman) adalah sebuah kabupaten di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Ibukota kabupaten ini adalah Sleman. Sleman dikenal sebagai asal buah salak pondoh. Berbagai perguruan tinggi yang ada di Yogyakarta sebenarnya secara administratif terletak di wilayah kabupaten ini, di antaranya Universitas Gadjah Mada dan Universitas Negeri Yogyakarta.

Sejarah Kabupaten Sleman Jogjakarta

Toko Buku Islam Online kirim Panduan Mendongeng ke Berbah Sleman JogjakartaKeberadaan Kabupaten Sleman dapat dilacak pada Rijksblad no. 11 Tahun 1916 tanggal 15 Mei 1916 yang membagi wilayah Kasultanan Yogyakarta dalam 3 Kabupaten, yakni Kalasan, Bantul, dan Sulaiman (yang kemudian disebut Sleman), dengan seorang bupati sebagai kepala wilayahnya. Dalam Rijksblad tersebut juga disebutkan bahwa kabupaten Sulaiman terdiri dari 4 distrik yakni : Distrik Mlati (terdiri 5 onderdistrik dan 46 kalurahan), Distrik Klegoeng (terdiri 6 onderdistrik dan 52 kalurahan), Distrik Joemeneng (terdiri 6 onderdistrik dan 58 kalurahan), Distrik Godean (terdiri 8 onderdistrik dan 55 kalurahan). Berdasarkan Perda no.12 Tahun 1998, tanggal 15 Mei tahun 1916 akhirnya ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Sleman. Menurut Almanak, hari tersebut tepat pada Hari Senin Kliwon, Tanggal 12 Rejeb Tahun Je 1846 Wuku Wayang.

Berdasar pada perhitungan tahun Masehi, Hari Jadi Kabupaten Sleman ditandai dengan surya sengkala “Rasa Manunggal Hanggatra Negara” yang memiliki sifat bilangan Rasa= 6, Manunggal=1, Hanggatra=9, Negara=1, sehingga terbaca tahun 1916. Sengkalan tersebut, walaupun melambangkan tahun, memiliki makna yang jelas bagi masyarakat Jawa, yakni dengan rasa persatuan membentuk negara. Sedangkan dari perhitungan tahun Jawa diperoleh candra sengkala “Anggana Catur Salira Tunggal”. Anggana=6, Catur=4, Salira=8, Tunggal=1. Dengan demikian dari candra sengkala tersebut terbaca tahun 1846.

Beberapa tahun kemudian Kabupaten Sleman sempat diturunkan statusnya menjadi distrik di bawah wilayah Kabupaten Yogyakarta. Dan baru pada tanggal 8 April 1945, Sri Sultan Hamengkubuwono IX melakukan penataan kembali wilayah Kasultanan Yogyakarta melalui Jogjakarta Koorei angka 2 (dua). Penataan ini menempatkan Sleman pada status semula, sebagai wilayah Kabupaten dengan Kanjeng Raden T umenggung Pringgodiningrat sebagai bupati. Pada masa itu, wilayah Sleman membawahi 17 Kapenewon/Kecamatan (Son) yang terdiri dari 258 Kalurahan (Ku). Ibu kota kabupaten berada di wilayah utara, yang saat ini dikenal sebagai desa Triharjo. Melalui Maklumat Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 5 tahun 1948 tentang perubahan daerah-daerah Kelurahan, maka 258 Kelurahan di Kabupaten Sleman saling menggabungkan diri hingga menjadi 86 kelurahan/desa. Kelurahan/Desa tersebut membawahi 1.212 padukuhan.

author by: Firman Syah

(166)

Print Friendly
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
new
Peperangan Rasulullah Peperangan Nabi Muhammad SAW – Dr. Ali Muhammad Ash Shallabi – Penerbit Ummul Qura

100%

Rp 149.000
new
Para Panglima Islam Penakluk Dunia – Muhammad Ali – Penerbit Ummul Qura

10%

Rp 89.000 99.000
new
Kumpulan Debat Islam VS Non Islam Dr. Zakir Naik – Aqwam

9%

Rp 68.000 75.000